Mahasiswa KKN-D ITB Bangun Bendungan Irigasi di Purwakarta

PURWAKARTA, Kelompok 15 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Karsa Desa (KKN-D) Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil menyelesaikan pembangunan bendungan irigasi di Desa Parungbanteng, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta. Proyek ini bertujuan untuk membantu masyarakat meningkatkan hasil panen melalui sistem irigasi yang lebih efisien.

Sebelumnya, warga setempat mengandalkan pertanian tadah hujan yang menyebabkan ketidakseimbangan pasokan air. Saat musim hujan, air sering kali terbuang sia-sia, sementara pada musim kemarau pasokan air menjadi terbatas. Hal ini menghambat produktivitas pertanian yang idealnya bisa mencapai tiga kali panen dalam setahun.

Ketua Kelompok 15, M. Raisa Fahmi Firmansyah (Teknik Mesin, 2022), menjelaskan bahwa bendungan ini dibangun menggunakan batu kali berbentuk trapesium yang celahnya dicor dan diplester. Pemilihan material tersebut dilakukan karena ketersediaannya yang melimpah di Kampung Wangun. Bendungan ini juga dilengkapi dengan mercu berbentuk setengah lingkaran di bagian atas untuk mengatur tinggi muka air, mengempang sungai, dan mencegah erosi lahan masyarakat dengan sistem spillway yang mengalirkan kelebihan air.

Bendungan yang memiliki panjang 6,2 meter, tinggi pondasi 0,8 meter, dan tinggi keseluruhan 1,5 meter ini dibangun pada 8-21 Agustus 2024 dengan melibatkan mahasiswa serta masyarakat setempat. Imam Choerurizki (Teknik Kelautan, 2022) menuturkan bahwa proses pembangunan berlangsung lancar berkat dukungan warga dan bimbingan Dr. Ana Nurganah Chaidar, S.T., M.T., dari Kelompok Keahlian Teknik Sumber Daya Air, Program Studi Teknik dan Pengelolaan Sumber Daya Air.

Selain proyek irigasi, mahasiswa KKN-D juga mengadakan kegiatan edukasi di SDN 02 Parungbanteng. Mereka mengajak siswa kelas 1 mewarnai gambar berbagai profesi untuk memperkenalkan cita-cita, serta memberikan sosialisasi kepada siswa kelas 5 tentang sistem irigasi menggunakan model sederhana dari botol berlubang.

Selama tiga pekan menjalankan KKN-D, mahasiswa mendapatkan pengalaman berharga dalam memahami kehidupan masyarakat desa. Ayesha Dhanya Jashanty Juansyah (Teknik Kelautan, 2022) membagikan kesannya mengenai tantangan medan yang sulit dan minimnya infrastruktur, yang semakin menumbuhkan rasa empati terhadap warga setempat.

Imam berharap bendungan ini dapat meningkatkan hasil pertanian masyarakat. Ia menegaskan bahwa mahasiswa bukanlah pahlawan yang mampu menyelesaikan semua permasalahan, tetapi dengan menggabungkan teori akademik dengan pengalaman masyarakat, solusi yang aplikatif dan bermanfaat dapat dihasilkan.

Reporter: Maharani Rachmawati Purnomo (Oseanografi, 2020)

Sumber: itb.ac.id

SDGs : #SDG2 #SDG6 #SDG9 #SDG13 #SDG4 #SDG17

83

views

17 February 2025