Program ini merupakan inisiatif pengabdian masyarakat yang berfokus pada pembangunan infrastruktur fasilitas umum berupa Sumur Bor berkelanjutan. Program ini lahir dari kerja sama strategis untuk menjawab tantangan krisis air bersih yang kerap melanda daerah perdesaan saat musim kemarau.
Program ini didukung penuh oleh pendanaan dari Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) Institut Teknologi Bandung dalam skema program Pengabdian Masyarakat Bottom Up tahun 2026. Implementasi di lapangan dipimpin oleh tim pakar lintas keilmuan, yaitu:
Sinergi ini juga melibatkan peran aktif dari Pemerintah Desa Rawa Mekar yang dipimpin oleh Kepala Desa M. Ardiansyah, S.Pd., serta dukungan dari mahasiswa ITB yang terjun langsung untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan mereka.
Manfaat dari program ini ditujukan sepenuhnya bagi masyarakat Desa Rawa Mekar, Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi. Desa yang mayoritas penduduknya adalah warga transmigrasi ini kini memiliki akses air bersih yang lebih dekat dan stabil untuk kebutuhan harian mereka.
Penjelasan Program Program ini bukan sekadar pengeboran biasa. Tim ITB menggunakan pendekatan ilmiah melalui metode geofisika resistivitas untuk memetakan lapisan akuifer di bawah tanah secara akurat. Dengan teknologi ini, titik pengeboran ditentukan berdasarkan data ilmiah untuk menjamin keberadaan sumber air yang melimpah dan berkualitas. Selain pembangunan fisik, program ini juga menekankan pada edukasi masyarakat mengenai perawatan fasilitas dan penggunaan air secara bijak agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Referensi:
https://pemerintahdesarawamekar.blogspot.com/2026/04/pembuatan-fasilitas-umum-sumur-bor-desa.html
https://www.jejakkasus.id/2026/05/program-itb-serahkan-bantuan-air-bersih.html