Sulap Atap Jadi Ladang Cuan, "Bara Hidro" Suka Asih Pikat Apresiasi Wali Kota Bandung

BANDUNG – Keterbatasan lahan di kawasan padat penduduk tidak menyurutkan semangat warga RW 07, Kelurahan Suka Asih, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung, untuk berinovasi. Dipimpin oleh Dosen SAPPK ITB, Dr. Ir. Kartib Bayu, M.Si., sebuah atap bangunan di lantai empat berhasil disulap menjadi lahan pertanian produktif bernama "Bara Hidro Urban Farming". Inisiatif ini tidak hanya menghijaukan kawasan beton, tetapi juga menghasilkan perputaran ekonomi yang menjanjikan hingga jutaan rupiah per bulan.

Keberhasilan Bara Hidro menarik perhatian Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, S.E., yang meninjau langsung lokasi tersebut. Dalam kunjungannya, wali kota mengungkapkan kekagumannya terhadap efektivitas pemanfaatan ruang yang dilakukan. Ia menyebut Bara Hidro sebagai definisi urban farming yang sesungguhnya karena mampu mengintegrasikan pertanian di tengah himpitan pemukiman padat.

"Ini adalah contoh nyata urban farming, bukan hanya sekadar menanam, tapi juga menyelesaikan masalah sampah," ujar Farhan.

Keunggulan utama Bara Hidro terletak pada integrasi pengelolaan limbah. Kartib Bayu menjelaskan bahwa selain menggunakan sistem hidroponik, mereka juga memanfaatkan sampah organik lingkungan dan limbah Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diolah menjadi pupuk cair organik. Metode ini membuat tanaman seperti pakcoy, kangkung, dan selada tumbuh subur dengan kualitas premium.

Dari segi ekonomi, dampaknya sangat signifikan. Berdasarkan data lapangan, Bara Hidro mampu melakukan panen hingga 8 kali dalam sebulan dengan total produksi mencapai 160 kilogram sayuran. Hasil panen ini telah memiliki pasar tetap, mulai dari minimarket hingga toko sayur lokal.

"Alhamdulillah, dari atap rumah ini kami bisa meraup omzet rata-rata Rp5 juta hingga Rp6 juta per bulan," ungkap Kartib Bayu.

Kisah sukses warga Suka Asih ini diharapkan menjadi model percontohan bagi wilayah lain di Kota Bandung, membuktikan bahwa ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi bisa dimulai dari atap rumah sendiri.

Referensi :

  1. https://deskjabar.pikiran-rakyat.com/jabar/amp/pr-1139896635/wali-kota-bandung-farhan-terkagum-urban-farming-bara-hidro-di-pemukiman-padat-suka-asih
  2. https://sindojabar.com/jawabarat/bara-hidro-urban-farming-mengubah-atap-bangunan-menjadi-ladang-produktivitas/
  3. https://www.cakrawala.co/lingkungan/77516491658/contoh-warga-rw-7-suka-asih-kreatif-bertani-di-atas-atap-rumah-raup-jutaan-rupiah

SDGs : #SDG1 #SDG2 #SDG8 #SDG11 #SDG12

427

views

15 January 2026