Sri Hartati
Sektor pariwisata memiliki potensi yang tinggi untuk dikembangkan, sejalan dengan Undang-Undang Kepariwisataan No 10 tahun 2009 bahwa pariwisata adalah kawasan yang memiliki fungsi utama untuk dikembangkan dan memiliki pengaruh penting dalam satu atau lebih aspek dalam pertumbuhan ekonomi, sosial budaya, pemberdayaan lingkungan hidup serta pertahanan dan keamanan. Provinsi Jambi memiliki satu Kabupaten yang lokasinya berjarak 425 km dari kota Provinsi yaitu Kabupaten Kerinci yang hanya dapat ditempuh dengan jalan darat . Kabupaten Kerinci memiliki luas 3.448.90 km persegi yang sebagian besar wilayahnya terletak di daerah pegunungan dengan ketinggian diatas 1.000 m dpl menjadikan Kabupaten Kerinci salah satunya kabupaten di provinsi Jambi dengan topografi yang berbukit dan bergunung. Kabupaten Kerinci memiliki banyak objek wisata yang dikenal yaitu Danau Kerinci, Gunung Kerinci ,Kayu Aro ,Air terjun Muara Emat, agrowisata jeruk gerga dan wisata alam Taman Nasional Kerinci Seblat. Salah satu kecamatan di Kabupaten Kerinci yang memiliki tempat wisata adalah Kecamatan Gunung Raya. Objek wisata yang banyak dikunjungi wisatawan adalah Danau Kaco yang memiliki air yang jernih berwarna biru sebening kaca dikelilingi barisan pepohonan yang lebat ditambah suasana yang sejuk, membuat danau yang berada di ketinggian 1.289 mdpl ini mampu menyihir mata wisatawan. Tempat wisata lainnya yaitu Danau Lingkat, Danau Duo dan Nyalo. Jumlah pengunjung yang datang ke lokasi wisata tersebut kurang lebih 357.000 pengunjung (BPS.2023). Danau Lingkat dikelilingi oleh hutan yang lebat berada di pinggir Taman Nasional Kerinci Seblat menawarkan pemandangan alam yang indah memiliki air yang yang berwarna kehijauan. Menjadikannya tempat yang indah untuk dikunjungi. Aktivitas yang dapat dinikmati oleh pengunjung yaitu naik perahu mengelilingi Danau , memancing, berkemah, menjelajah Rawa ( danau air Payau) yang dipenuhi tumbuhan ( Kantong semar), menikmati sajian kuliner dan makan khas Kerinci. Berdasarkan data tahun 2022 sektor pariwisata telah menyumbang devisa negara sebanyak 297 triliun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 13 juta pekerja.Usaha Ekowisata, yang menawarkan fasilitas penginapan, penyewaan perahu dan pemandu wisata Usaha Kuliner,menyediakan makanan dan minuman khas Jambi,Kerinci dan Lempur Mudik."Saat ini media pemasaran digital , dalam hal ini media sosial sangat berperan penting dalam mempromosikan tempat wisata termasuk produk dan jasa yang di jual di lokasi wisata. Seiring dengan meningkatnya pengguna internet dan media sosial pelaku usaha perlu beradaptasi untuk menggunakan platform- platform ini untuk menjadi saran promosi yang efektif. Penggunaan media sosial tidak hanya dapat memperluas jangkauan pasar tetapi dapat meningkatkan interaksi yang lebih baik dengan konsumen..Berdasarkan temuan awal pelaku usaha di lokasi wisata Danau Lingkat kurangnya pemahaman teknologi informasi,kurangnya kreativitas dan inovasi usaha serta manajemen usaha. Dalam memasarkan usahanya masih menggunakan pemasaran secara konvensional , dari mulut ke mulut (word of mouth) dan belum memanfaatkan teknologi secara optimal sehingga mengakibatkan terbatasnya jangkauan pasar yang hanya sebatas provinsi Jambi. Hal lainnya yang menghambat adalah kurangnya pemahaman tentang teknik pemasaran digital yang lebih komplek sehingga menjadi kendala bagi pelaku usaha di Danau Lingkat , Danau Kaco dan Danau Nyalo dalam menghadapi persaingan di pasar yang lebih kompetitif. Berdasarkan temuan di atas dapat dilihat bahwa potensi wisata yang tinggi Di Danau Lingkat, Danau Kaco dan Danau Nyalo, terdapat peluang yang tinggi untuk meningkatkan jumlah pelaku usaha yang memiliki keterampilan dalam pemasaran secara digital untuk membantu meningkatkan promosi dan penjualan produk dan jasa wisata serta pada akhirnya dapat meningkatkan keberlanjutan usaha.
Capain kegiatan pengabdian masyarakat yang diperoleh adalah ; 1.Pelatihan digital marketing yang dilakukan selama dua hari berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga sekitar Danau Lingkat dalam hal promosi dan branding pariwisata menggunakan media sosial dan teknologi digital ke platform Instagram, Facebook dan Tiktok 2. Peserta pelatihan yang berjumlah 30 orang telah memperolah bekal dalam membangun semangat dan jiwa kewirausahaan 3. Peserta. telah memperoleh bekal bagimana manajemen usaha wisata 4. Promosi digital yang telah dihasilkan mampu mengenalkan wisata danau Lingkat sebagai destinansi ekowisata unggulan yang memiliki keunggulan lokal 5.Terbangunnya kesadaran peserta tentang pentingnya menjaga kelestarian alam dan budaya agar pariwisata dapat berkembang tampa merusak lingkungan alam.
Manfaat yang diterima masyarkat Desa Lempur mudik Kecamatan Gunung Raya Kabupaten Kerinci Jambi yaitu 1. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku wisata dalam melakukan promosi dan branding destinasi melalui media sosial dan platform digital lainnya 2. Mengoptimalkan penggunaan konten kreatif seperti video dan foto yang mampu menarik minat calon pengunjung dengan narasi lokal dan keunikan Danau Lingkat 3 .Mendorong pelaku usaha wisata untuk mengembangkan identitas visual dan branding yang konsisten, sehingga destinasi lebih dikenal luas secara nasional dan internasional. 4. Pelatihan ini mendukung keberlanjutan usaha pariwisata dengan mengedepankan pelestarian alam dan kearifan lokal dalam promosi digital, bukan hanya berorientasi pada bisnis semata. 5. Meningkatkan daya saing pelaku wisata dalam era digital yang semakin kompetitif dengan mengadopsi teknologi promosi terkini. 6. Memperkuat jejaring dan ekosistem digital marketing antara pelaku usaha, pemerintah, dan komunitas untuk sinergi promosi yang lebih luas dan efektif