Angga Dwiartama
Proposal ini diusulkan oleh tim multi-disiplin yang diketuai oleh SITH, melibatkan tim dosen dari FSRD, bersama mitra akademisi dari perguruan tinggi luar negeri kelas dunia, serta sektor swasta dan pemerintah. Fokus utama adalah memberdayakan petani padi di Kabupaten Karawang melalui penguatan kelembagaan dan inovasi kolektif, khususnya dalam penerapan climate-smart agriculture (CSA).
Latar belakang kegiatan berangkat dari dilema pertanian Indonesia: kebutuhan pangan yang tinggi di tengah tekanan perubahan iklim dan degradasi lingkungan. CSA dipandang sebagai solusi melalui prinsip produktivitas, adaptasi, dan mitigasi. Namun, adopsinya rendah akibat dua hal: pendekatan yang masih berorientasi individu serta dominasi inovasi top-down tanpa mekanisme pengelolaan jelas. Proposal ini menekankan pendekatan baru yang menghidupkan kembali semangat kolektif dan inovasi bottom-up di masyarakat pertanian.
Karawang dipilih karena pertanian padinya intensif namun terfragmentasi, dengan kelembagaan kelompok tani yang lemah. Kondisi ini menyulitkan penerapan teknologi dan menimbulkan ketergantungan pada input kimia. Bersama PT Tani Bersama Estate (TBE), tim pengusul berupaya membangun kembali praktik bertani kolektif melalui co-production of innovation. Proses ini akan mengadopsi design thinking yang melibatkan petani secara langsung untuk merancang, membongkar, merakit, dan mengelola teknologi sederhana sesuai kebutuhan mereka. Rencana kegiatan meliputi konsolidasi tim lintas mitra, survei etnografi singkat, serangkaian pertemuan kecil dengan petani, kegiatan besar bersama pemangku kepentingan, serta monitoring pasca-proses. Dokumentasi dalam bentuk video pendek akan disebarkan agar menjadi pengetahuan kolektif. Pendekatan ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan masalah teknis, tetapi juga membangun mekanisme commoning—yakni menjadikan teknologi sebagai milik bersama, bukan pribadi.
Mitra yang terlibat meliputi akademisi dari ITB (SITH dan FSRD), Wageningen University (Belanda), University of Reading (UK), FISIP Universitas Indonesia, PT Tani Bersama Estate, serta Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat. Kontribusi mereka mencakup aspek teknis, sosial, ekonomi, hingga komunikasi pembangunan. Dengan biaya Rp150.000.000. kegiatan ini ditargetkan menghasilkan publikasi media massa dan model penguatan kelembagaan petani yang berkelanjutan dan replikatif.
Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB): mengurangi kemiskinan (TPB 1), mengatasi kelaparan (TPB 2), mengurangi kesenjangan (TPB 10), serta mendukung aksi iklim (TPB 13). Dengan kolaborasi multi-pihak, program ini diyakini mampu memperkuat kapasitas petani sekaligus membangun ekosistem pertanian berkelanjutan di Karawang dan daerah lain di Jawa Barat.