Fasilitasi Pengembangan Kebijakan Ekonomi Sirkular Sektor Tekstil (Batik) di Kota Pekalongan
Nama Peneliti (Ketua Tim)

Epin Saepudin



Ringkasan Kegiatan

Pneumonia adalah penyebab kematian menular terbesar pada anak-anak di seluruh dunia. Pneumonia menewaskan 740.180 anak di bawah usia 5 tahun pada tahun 2019. menyumbang 14% dari seluruh kematian anak di bawah 5 tahun tetapi 22% dari seluruh kematian pada anak berusia 1 hingga 5 tahun (WHO, 2022). Kegiatan yang dilakukan bertujuan untuk memberikan edukasi dan penyuluhan mengenai pencegahan, pengendalian, serta faktor risiko penyakit pneumonia. Perlu dipahami bahwa sejatinya masalah pneumonia merupakan tanggung jawab semua pihak, bukan hanya dinas Kesehatan. Karena itu, kolaborasi menjadi salah satu hal yang harus dilakukan. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan tenaga kesehatan sangat penting untuk mempersiapkan generasi sehat di masa depan. ini merupakan salah satu wujud nyata gotong-royong untuk kemajuan bangsa Indonesia, utamanya di bidang kesehatan melalui edukasi kesehatan yang efektif. Sejalan dengan itu, Tim pelaksana pun merupakan kolaborasi berbagai disiplin ilmu, antara lain; Dr. Epin Saepudin, M.Pd dan Dr. Elsa Silvia Nur Aulia, M.Pd (FSRD), Dr. apt. Hubbi Nashrullah Muhammad, S.Farm., M.Si dan Dr. apt. Defri Rizaldy, S.Si., M.Si (SF), dan Dr. Indra Wibowo, S.Si., M.Sc (SITH). Pada kegiatan ini, tim dari ITB berkolaborasi dengan kampus mitra (Universitas Victory Sorong) dengan melibatkan 2 Dosen, yakni; Sherly Gaspersz, M.Pd dan Natasya Virginia Leuwol, M.Si, Dinas Kesehatan, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Klamono. Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan keselarasan demi kesehatan masyarakat yang lebih baik. Program ini menggambarkan kolaborasi antara ITB, Victory University, Dinas Kesehatan, dan Puskesmas dalam memperkuat pencegahan pneumonia di Distrik Klamono. Dimana, antara akademisi, tenaga kesehatan, dan pemerintah daerah saling terhubung dan menjalankan peran masing-masing untuk mencapai tujuan yang sama.



Capaian

Program ini bermanfaat bagi pencegahan penyakit Pneumonia di Kabupaten Sorong. Edukasi melalui pendekatan kolaboratif memberikan kesempatan bagi peserta untuk terlibat dan mengelaborasi lebih jauh hal-hal berkaitan dengan Pneumonia, faktor-faktornya, serta mitigasi yang dapat dilakukan



Testimoni Masyarakat

Terjadinya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang Pneumonia. Hal ini berimplikasi pada meningkatnya kualitas hidup masyarakat.