R. Sony Sulaksono Wibowo
Tingginya pergerakan keluar masuk mahasiswa di Kawasan ITB Kampus Jatinangor, baik yang menggunakan mobil, sepeda motor, berjalan kaki, dan angkutan umum menyebabkan ada isu keselamatan terkait dengan posisi Kampus Jatinangor yang terletak di jalan arteri nasional dengan lalu lintasnya yang padat dan komposisi kendaraan-kendaraan besar yang cukup tinggi. Kajian ini terkait dengan penanganan masalah keselamatan bagi civitas akademika ITB di Kampus Jatingangor dengan memberikan alternatif angkutan bus kampus. Kajian dimulai dari pemetaan lokasi tinggal mahasiswa di luar dan di dalam kawasan kampus (asrama ITB) yang kemudian diikuti dengan pemetaan titik konsentrasi tujuan mahasiswa secara umum di kampus, seperti gedung kuliah umum, kantin, dan masjid. Dari kajian tersebut didapatkan pola pergerakan mahasiswa yang kemudian berdasarkan pola tersebut dikembangkan rute dan trayek bus kampus dengan layanan luar kampus dan layanan sirkulasi di dalam kampus. Usulan bus kampus ini disertai dengan penataan transportasi di dalam kampus, termasuk kantung parkir, jalur pejalan kaki, dan kendaraan. Dengan adanya bus kampus ini nanti, diharapkan akan menurunkan kecenderungan penggunaan sepeda motor di kalangan mahasiswa yang memiliki risiko kecelakaan yang cukup tinggi.
Konsep rute dan trayek bus kampus
Civitas akademika ITB Kampus Jatinangor, khususnya para mahasiswa.