Hamonangan Situmorang
Pembangunan ekonomi berbasis teknologi di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) menjadi strategi penting dalam mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045. Desa Sipora Jaya, Kabupaten Kepulauan Mentawai, memiliki potensi besar di sektor peternakan dan perikanan, namun masih menghadapi tantangan dalam hal efisiensi pengelolaan, keterbatasan teknologi, dan ketergantungan energi. Program ini bertujuan untuk mendigitalisasi sektor peternakan ayam broiler dan perikanan melalui penerapan teknologi Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence/Machine Learning (AI/ML), guna meningkatkan produktivitas, deteksi dini penyakit, dan efisiensi pemberian pakan. Selain itu, integrasi energi terbarukan melalui panel surya dan sistem penyimpanan daya pintar dirancang untuk menjamin keberlanjutan operasional dengan target ketersediaan energi hingga 99.99999%. Kegiatan ini mencakup edukasi, pelatihan teknis, pendampingan implementasi, serta penguatan manajemen usaha berbasis data, selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2. 7. dan 9. Dengan pendekatan teknologi dan energi hijau, program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan serta mendorong transformasi digital di wilayah 3T.
Masyarakat sangat antusias terhadap kegiatan ini dan berusaha memahami selama sosialiasi dan pelastihan. Serta kami berusaha menjaga komunikasi dengan membuat group komunikasi sehingga dapat memberikan pertolongan ('helpdesk') untuk kesinambungan program ini.
Masyarakat Sipora Jaya