Saat Mubarrok
Program pengabdian masyarakat POSEIDON 2025 berlangsung selama tiga hari dengan fokus pada peningkatan ketahanan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Kegiatan utama meliputi restorasi Balai Pusaka, penambahan pojok baca bertema lingkungan, serta pemasangan papan informasi edukatif. Untuk mengatasi kebutuhan air bersih akibat intrusi air laut, dilakukan pemasangan dan peresmian filter air di mushola. Aspek konservasi diperkuat melalui seminar dan sosialisasi mengenai fungsi dan pelestarian mangrove, yang diikuti penanaman 100 bibit bersama masyarakat. Program ini juga mencakup seminar tentang teknologi tadah hujan, layanan pemeriksaan kesehatan oleh PMI Unpad, serta kegiatan pembersihan pantai. Pelaksanaan program menghasilkan peningkatan literasi dan kesadaran lingkungan, terutama terkait ekosistem mangrove dan kebersihan pantai. Selain menyediakan akses air bersih, program ini menunjukkan bahwa kolaborasi lintas disiplin dan partisipasi aktif masyarakat sangat penting untuk membangun kawasan pesisir yang berkelanjutan dan tangguh.
Hasil pelaksanaan program POSEIDON 2025 menunjukkan dampak positif yang signifikan. Capaian utama adalah peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem mangrove dan kebersihan pantai. Program ini juga berhasil menyediakan akses air bersih melalui pemasangan sistem filter air di mushola, yang menjadi solusi atas masalah intrusi air laut. Selain itu, upaya restorasi Balai Pusaka dan penambahan pojok baca bertema lingkungan berhasil meningkatkan literasi lingkungan bagi anak-anak usia dini. Secara keseluruhan, program ini membuktikan bahwa kolaborasi lintas disiplin dan partisipasi aktif masyarakat berperan penting dalam mewujudkan pembangunan pesisir yang berkelanjutan dan berketahanan lingkungan.
Manfaat yang diterima oleh masyarakat Dusun Kalijaga meliputi peningkatan kualitas hidup dan kesadaran lingkungan. Kualitas hidup ditingkatkan melalui tersedianya akses air bersih dari filter air, yang mengatasi risiko kesehatan akibat konsumsi air dengan salinitas tinggi. Peningkatan literasi dan pendidikan lingkungan didapatkan anak-anak melalui pojok baca dan buku bertema alam/laut, yang menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan sejak dini. Kesadaran masyarakat ditingkatkan melalui seminar dan penanaman 100 bibit mangrove, serta papan informasi, yang mendorong partisipasi aktif dalam pelestarian dan pengelolaan kawasan pesisir berbasis konservasi. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan juga bertujuan menilai kondisi kesehatan umum dan mendeteksi dini potensi gangguan kesehatan.