Pembuatan Video Kegiatan Progam PM Makanan Bergizi
Nama Peneliti (Ketua Tim)

I Gusti Bagus Eddy Sucipta



Ringkasan Kegiatan

Program Pengabdian Masyarakat ITB yang diusulkan dalam proposal ini berjudul Pencarian dan Penyediaan Air Bersih Lanjutan bagi Masyarakat di Desa Datah, Kabupaten Karangasem, Bali. Kegiatan ini diusulkan dalam rangka mendukung program pemerintah dalam menjamin ketersediaan dan manajemen air bersih serta sanitasi yang berkelanjutan untuk semua sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Nasional pada tahun 2030 serta sejalan dengan SDGs Desa yang tercantum dalam Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi No. 13/2020 terutama SDGs Desa No. 6 yaitu Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi. Pencapaian SDGs ke-6 Air Bersih dan Sanitasi Layak belum mencapai target, masih mempunyai nilai merah. Berdasarkan surat permohonan dari Kepala Desa Datah (terlampir dalam dokumen pendukung), masalah yang teridentifikasi adalah adanya krisis air bersih di wilayah Desa Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali, khususnya di wilayah Banjar Dinas atau Desa Adat Kedampal yang terletak di kaki Bukit Kedampal lereng timur Gunung Agung. Dari 14 (empat belas) Banjar Dinas yang ada hanya Banjar Dinas atau Desa Adat Kedampal yang terisolir dan belum sama sekali dapat menikmati sarana air bersih. Selama ini hanya menghandalkan air hujan yang ditampung melalui cubang dan embung. Dari pengabdian masyarakat sebelumnya didapatkan data bahwa sumber air di Desa Datah terbagi berdasarkan ketinggian yaitu air di daerah dengan ketinggian di bawah 330 meter dari permukaan laut berasal dari mata air yang menjadi sungai; air di daerah dengan ketinggian 330 – 450 meter di atas permukaan laut berasal dari sumur gali yang merupakan air tanah rembesan; dan daerah di atas 450 meter di atas permukaan laut tidak sama sekali ada air tanah, hanya mengandalkan air hujan yang ditampung di embung umum atau cubang toren untuk masing-masing rumah. Tujuan dan target kegiatan ini adalah melanjutkan pencarian sumber air bersih dengan survei hidrologi air permukaan (sungai) ke arah barat dari lereng Gunung Agung yang akan dimanfaatkan oleh sekitar 510 KK (1.999 jiwa) di Desa Datah untuk memenuhi kebutuhan air bersih (air minum, memasak, mandi, mencuci dan keperluan lainnya). Hal ini dilakukan karena pemboran air tanah yang dilakukan masyarakat di ketinggian 750 meter di atas permukaan laut pada kedalaman 60 meter telah gagal mendapatkan sumber air. Dari informasi masyarakat setempat bahwa pernah ada pipanisasi air Sungai Telaga Waja tetapi gagal beroperasi karena kena kasus korupsi. Lingkup kegiatan meliputi survei hidrologi air permukaan (sungai) dan melanjutkan pembangunan sarana dan prasarana air bersih bagi masyarakat. Survei hidrologi air permukaan (sungai) dilakukan untuk mencari potensi sumber air permukaan, mencek kembali jalur pipanisasi, membuat laporan tindak lanjut atas potensi air permukaan yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah. Selain itu, akan dilakukan sosialisasi mengenai hasil kegiatan pengabdian masyarakat dan pengelolaan air. Kegiatan sosialisasi ini merupakan wujud pelaksanaan kegiatan kepedulian sosial berupa pendidikan, pendampingan dan penyuluhan bagi masyarakat. Kegiatan ini bersifat partisipatif, yang mendorong sebesar-besarnya keikutsertaan masyarakat. Pendanaan kegiatan ini diharapkan berasal dari Program PM Desa Binaan dan Daerah 3T ITB Lintas Tahun 2025 – 2026 dan sumber lain yang akan didiskusikan lebih lanjut dengan pihak Desa Datah. Kegiatan ini melibatkan 1 orang mahasiswa S2 Prodi Magister Teknik Geologi ITB dan 1 orang mahasiswa S3 Prodi Doktor Teknik Geologi ITB sebagai bentuk pembelajaran buat mahasiswa dalam menerapkan ilmu dan pengetahuan yang mereka dapat di bangku kuliah serta meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat.



Capaian



Testimoni Masyarakat