Rindia Maharani Putri
Diseminasi ilmu biokimia dan rekayasa biomolekul diperlukan sebagai jembatan antara teori dan praktik, sehingga membantu masyarakat untuk memahami prinsip dasar sains lebih lanjut dan bagaimana teknologi tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas kehidupan. Kelompok Keilmuan (KK) Biokimia dan Rekayasa Biomolekul FMIPA ITB secara rutin menyelenggarakan The Gruber-Soedigdo Lecture (GSL) setiap 2 tahun sekali. Nama Gruber-Soedigdo berasal dari dua tokoh penting dalam bidang ilmu biokimia yang berasal dari Belanda (Gruber) dan ITB (Soedigdo). Pada tahun ini, KK Biokimia dan Rekayasa Biomolekul kembali melaksanakan kegiatan GSL diiringi dengan dua workshop yaitu analisis proteomik dan genomic mining, yaitu pada tanggal 30 Oktober 2025 (GSL) dan 31 Oktober–1 November 2025 (Workshop). Kegiatan GSL diikuti oleh sekitar 214 partisipan dengan pembicara utama dari Belanda, Jepang, dan Indonesia. Kegiatan workshop diikuti oleh 27 peserta, termasuk mahasiswa, akademisi, dan perwakilan industri yang berasal dari berbagai universitas dan instansi di Indonesia, seperti Pekanbaru (Riau), Jember, Bandung, dan Jakarta.
Program ini menghasilkan 1 kegiatan lecture (GSL), 2 kegiatan workshop (analisis proteomik dan genomic mining untuk inovasi teknologi enzim), 1 Book of Abstract GSL, dan 2 modul workshop.
Selain lecture terpusat dan workshop hands-on, rangkaian kegiatan GSL juga meliputi sesi presentasi paralel (14 presenter) dan sesi presentasi poster (30 presenter) sebagai platform bagi para peserta untuk mendiseminasikan hasil penelitian masing-masing. Setiap sesi diakhiri dengan diskusi interaktif dengan audiens dengan latar belakang multidisiplin. Dengan demikian, para peserta dapat memperoleh masukan terkait penelitian sekaligus membangun jejaring kolaboratif.