Rizqi Abdulharis
Konsolidasi tanah memiliki potensi dalam lingkup pengurangan risiko bencana. Di sisi lain,penerapan konsolidasi tanah dalam lingkup pengurangan risiko bencana masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Kegiatan pengabdian masyarakat berbasiskan penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong keberhasilan dan kegagalan konsolidasi tanah di lokasi terdampak bencana. Metode Comparative Analysis diimplementasikan dengan membandingkan (1) keteraturan bidang tanah dan rumah, (2) akses bidang tanah dan/atau rumah ke jalan, (3) keteraturan jalan sebagai jalur evaluasi, dan (4) ketersediaan lokasi evakuasi di dalam dan di sekitar wilayah studi. Selain metode Comparative Analysis, metode Vitality, Versatility and Vulnerability of Rural Town (3VRUT) juga diterapkan untuk mengevaluasi ketahanan masyrakat terhadap bencana.
Konsolidasi tanah telah berhasil dilaksanakan di Kabupaten Lombok Utara dan Kota Pekalongan.
Peningkatan kualitas permukiman kumuh berbasiskan konsolidasi tanah dan mitigasi bencana