Dian Widiawati
Tenun Ikat merupakan salah satu produk unggulan dari Kampung Wisata Bena serta memiliki kontribusi bagi penghasilan masyarakat di sana. Kain tenun ikat dari desa tersebut memiliki kualitas yang cukup baik, namun terdapat permasalahan antara lain masih digunakannya pewarna sintetis, karena belum semua penenun memiliki pengetahuan dan keterampilan mewarnai benang dengan pewarna alami.. Sebagian perajin telah menggunakan pewarna alami sebagai pewarna tenun namun hasilnya belum maksimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan variasi desain kain non-adati yang lebih modern dan menggunakan pewarna alami sebagai nilai tambah untuk kain tradisional yang mengangkat isu keberlanjutan dan kearifan lokal. Penelitian ini menghasilkan desain tenun dengan variasi warna alami yang berasal dari kayu secang, kayu mahoni, Indigofera, daun mangga, dan biji pinang dengan penambahan ragam hias baru bentuk biji kopi sebagai ciri khas baru dari daerah tersebut.
PKM ini bertujuan untuk mengangkat nilai kearifan lokal di masyarakat Bena dalam karya berupa kain-kain tenun ikat dengan pewarna alami, sehingga akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat penenun
Peningkatan keterampilan para penenun Ikat di desa Bena dalam hal pewarnaan alam sehingga mampu menghasilkan rentang warna yang beragam dengan kualitas yang baik, sehingga akan lebih menarik minat para konsumen.