Nama Peneliti (Ketua Tim)
Wawan Gunawan
Ringkasan Kegiatan
Saat ini sebagian besar akses pasar masih dikuasai oleh petani besar yang memiliki relasi dan kerja sama dengan retail. Sementara itu bagi petani kecil/ konvensional cenderung mengikuti aliran pasar yang bersifat fluktuatif, sehingga pendapatan yang diperoleh sangat bergantung pada kondisi penawaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan peran lembaga yang berwenang dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memiliki fungsi terintegrasi dalam rantai pasokan pangan jalur pendek atau dikenal dengan sebutan Local Food Hub. Dalam hal ini, BUMDes memiliki potensi untuk menjadi Local Food Hub, dimana keberadaannya memiliki dampak kekuatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memilliki fungsionalisasi model bisnis serta kelembagaan yang terintegrasi. Sehingga diperlukan edukasi berbasis pelatihan dalam peningkatan kapasitas kelembagaan BUMDes sebagai Local Food Hub. Didalam pengembangan model kelembagaannya, dilakukan pendekatan analitik menggunakan kerangka kerja Institutional Analysis and Development (IAD Framework) serta Business Model Canvas (BMC) sebagai kerangka strategi dalam pengelolaan konsep bisnis secara komprehensif. Kedua alat analisis ini diharapkan mampu menjawab permasalahan sekaligus memberikan solusi implementatif bagi BUMDes di Desa Cibodas dan Desa Suntenjaya dalam pengembangannya menjadi Local Food Hub. Hasil yang diperoleh menunjukkan masih diperlukannya upaya perbaikan pada tata kelola kelembagaan seperti penetapan aturan yang disepakati bersama, serta strategi model bisnis yang tepat untuk memetakan nilai-nilai yang ingin dicapai sesuai dengan karakteristik wilayah desa.
Capaian
Testimoni Masyarakat
Kegiatan ini memberikan manfaat strategis bagi penguatan ekonomi lokal, khususnya bagi Desa Cibodas dan Desa Suntenjaya. Melalui pelatihan ini, pengelola BUMDes memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam manajemen kelembagaan, pengembangan model bisnis berkelanjutan, serta strategi pemasaran produk pangan lokal. BUMDes didorong untuk berperan sebagai local food hub yang mampu mengintegrasikan produksi, distribusi, dan promosi hasil pertanian masyarakat secara efisien. Selain meningkatkan profesionalisme pengelolaan BUMDes, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antarpetani, pelaku usaha, dan pemerintah desa