I Dewa Made Kresna
Ketahanan pangan merupakan salah satu program prioritas pemerintah Indonesia dalam usaha untuk mencapai swasembada pangan. Kebutuhan pangan di Indonesia sangat tinggi, namun jumlah sumber daya manusia yang mampu mengelola tanaman pangan masih cukup terbatas. Hal ini yang menjadi salah satu alasan masih banyaknya lahan-lahan pertanian yang belum dikelola dengan optimal. Berdasarkan permasalahan tersebut, Program Pengabdian Masyarakat (PM) ITB melalui Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) ITB, menyusun program dengan topik utama terkait ketahanan pangan. Di era digital saat ini, selain teknis kegiatan PM, dokumentasi juga menjadi perhatian khusus supaya penyampaian kegiatan dalam bentuk audio dan visual bisa menghasilkan kualitas yang baik dan menarik untuk dapat dipublikasikan di media sosial, media cetak, maupun di media digital lainnya. Dokumentasi melibatkan tenaga profesional fotografer dan videografer menggunakan instrumen kamera dengan resolusi yang baik. Tim fotografer terbagi dua: (1) untuk pengambilan foto khusus perorangan dan (2) kegiatan. Tim videografer juga terbagi dua: (1) pengambilan video kegiatan dan wawancara, dan (2) drone. Ada 8 kegiatan PM Ketahanan Pangan 2025 yang terdokumentasi, dilaksanakan di daerah Bali dan Jawa Barat. Program pelatihan meliputi budidaya tanaman sayur dan buah, hingga sistem pemeliharaan menggunakan irigasi tetes. Adapun peserta pelatihan pengabdian Masyarakat terdiri dari TNI BABINSA, Masyarakat, petani, dan pelajar.
Telah dibuat 19 video: 1 video panjang hasil kompilasi wawancara kegiata PM Ketahanan Pangan, 8 video pendek untuk publikasi sosial media berupa reels dan 8 video short untuk kepentingan publikasi sosial media.
Kegiatan PM dapat terdokumentasi dengan baik dan menghasilkan kualitas bahan konten untuk publikasi yang lebih baik.