The Eight Gruber-Soedigdo Lecture
Nama Peneliti (Ketua Tim)

Melia Famiola



Ringkasan Kegiatan

Program Bandung Melangkah menggabungkan ekowisata, pelestarian budaya Sunda, dan pemberdayaan ekonomi lokal melalui eco-walk, pasar UMKM zero waste, serta workshop edukatif. Kolaborasi SBM ITB, Tahura, komunitas, dan pemerintah ini meningkatkan kesadaran lingkungan, menggerakkan ekonomi sirkular, dan memperkuat model ekowisata berkelanjutan di Bandung.



Capaian

- Keindahan dan potensi wisata Bandung - Keberagaman UMKM ramah lingkungan - Kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan ekowisata - Rencana pembuatan video mapping edukatif di Goa Belanda oleh Sembilan Matahari - Pidi Baiq yang akan melakukan syuting film Dilan dan menciptakan lagu tentang Tahura - Komitmen Dinas Kehutanan Jawa Barat untuk mendukung kegiatan kreatif yang bermanfaat bagi lingkungan.



Testimoni Masyarakat

- Mendorong Kesadaran Lingkungan dan Gaya Hidup Rendah Karbon Mengajak masyarakat untuk mengenal dan menjaga kelestarian alam melalui kegiatan berjalan kaki (eco-walk) yang ramah lingkungan, serta menumbuhkan kebiasaan hidup sehat dan berkelanjutan di kawasan perkotaan. - Menguatkan Identitas Budaya Sunda dan Warisan Sejarah Kota Bandung Menjadikan kegiatan ini sebagai media edukasi budaya dan sejarah, agar masyarakat memahami serta menghargai kembali kearifan lokal, nilai-nilai Sunda, dan jejak peradaban di kawasan Dago dan Tahura. - Mendorong Pemberdayaan Ekonomi Lokal dan UMKM Berbasis Ekonomi Sirkular Memberikan ruang bagi pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat sekitar untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi yang berprinsip zero waste dan berorientasi pada keberlanjutan. - Membangun Kolaborasi Multipihak untuk Pengembangan Ekowisata Berkelanjutan Menyatukan peran pemerintah, akademisi, komunitas, dan sektor swasta dalam menciptakan model pengelolaan kawasan ekowisata yang terintegrasi dan berdampak sosial-lingkungan. - Menciptakan Ruang Publik Sehat dan Inklusif Menjadikan Bandung Melangkah sebagai ruang pertemuan lintas komunitas yang mendorong partisipasi aktif warga, kesetaraan akses terhadap alam, serta tumbuhnya solidaritas sosial di ruang terbuka hijau kota.